Chapter 22: The Invitation Of Deals Jade’s PoV Aku hanya tidak masuk ke sekolah beberapa hari dan, voila! Aku kehilangan banyak sekali momen. Memasuki lorong sekolah, dinding sekolah hampir penuh dengan stiker dan pamflet yang penuh dengan nuansa cinta, setiap satu meter pamflet yang lebih kecil atau banner di gantungkan dengan berbagai macam slogan, ‘Love is Life’, ‘Forgive to Love’, ‘Love is Free’ dan masih banyak yang lainnya. Membuka lokerku, ingin mengambil sebuah buku untuk pelajaran pertama hari ini, seseorang tiba-tiba saja muncul entah dari mana. Seorang gadis berambut pirang yang digerai dengan sempurna, menyodorkan sebuah brosur padaku sembari tersenyum lebar dan kaku. Aku mengenalnya sebagai teman sekelasku, tapi aku lupa siapa namanya sampai aku melirik nametag di

