58

1054 Kata

Hari ini d**a semua orang berdebar. Mereka tak sabar mengetahui keputusan hakim mengenai kasus penyerangan yang dilakukan Icha kepada Dea. Itu adalah fenomena yang paling ditunggu-tunggu. Ditambah pelaku dalam perkara ini merupakan orang penting dan sulit diganggu. Kedua keluarga itu berkumpul di ruang makan untuk menyantap makanan yang sudah dimasak oleh Rita. Wanita itu sengaja memasak dari subuh untuk menyebarkan kasih sayangnya kepada setiap anggota keluarga. Dan ini memang hobi wanita itu. "Apa hari ini aku boleh ikut Papa?" tanya Dea takut-takut. Rita dan Gito saling pandang. Bukannya menjawab ayah mertuanya justru memilih mengangkat telepon yang baru masuk. Pada akhirnya Rita tersenyum lembut dan menatap Dea dengan tulus. "Lebih baik kamu istirahat di rumah saja Sayang. Tidak per

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN