Kedatangan tamu agung yaitu Nenek Yunita, membuatku harus menjaga jarak agar tidak terlalu menempel. Bukan mauku sih ingin dekat-dekat terus dengan Claudia, masalahnya adalah kewarasanku patut dipertanyakan lantaran Claudia memang selalu menarik di pandangan. Everytime, everywhere. Ya, seperti malam ini. Kami tidak kehujanan, hanya sedikit basah pada bagian bahu lantaran berjalan keluar dari mobil ke apartemen Claudia. Dan sialnya, aku lupa membawa payung yang ternyata ada di bagasi mobilku. "Jadi, kalian baru jadian? Nenek kira, bos kamu udah tua. Punya cucu dua." tuduhnya, aku langsung kena mental. "Ternyata enggak kan, Nek? Bos Claudia ganteng, baik hati lagi." Aku membusungkan dadà nyaris bangga. Sebentar lagi, Nek, aku akan membuatkan lebih dari cucu dua. "Nanti Nenek pergi la

