"Aku minta maaf, Zack. Aku lalai," ucap Russel lirih dengan kepala tertunduk sejak tadi. Sejak memasuki kamar rawat Zack, Russel tidak bersuara. Ia hanya duduk dengan kepala yang terus saja menunduk. Russel tahu kesalahannya sangat fatal. Ia ceroboh dan menyebabkan Mark sampai terluka. Seharusnya ia menjaga mereka bukan sebaliknya. Mark yang menjaga dan mengorbankan diri demi keselamatannya. "Aku ceroboh sehingga mengakibatkan Mark terluka. Seharusnya aku yang berada di posisi itu saat ini bukan Mark." Russel melanjutkan, masih dengan kepalanya yang tertunduk. "Aku sangat menyesal. Sungguh. Aku berjanji akan lebih berhati-hati lagi lain kali." "Sudah kuduga." Russel mengernyit mendengarnya. Karena penasaran ia mengangkat kepala, ingin melihat reaksi dan raut wajah Zack. "Aku sudah

