Pop Erni Keesokan paginya. aku pun menemui dokter yang menangani perawatan Farid selingkuhanku. untuk menanyakan tentang bagaimana kelanjutan pengobatannya. seperti yang perawat bilang tadi malam. bahwa Farid bisa melaksanakan pengobatan di rumah, karena luka yang diderita oleh farid, hanya luka luar saja. Setelah mendapat penjelasan dari dokter spesialis. Aku pun bergegas mengurus kepulangan Farid. mulai berkonsultasi dengan ahli gizi untuk bertanya tentang makanan apa saja yang boleh dimakan dan tidak boleh dimakan. serta keapotek untuk mengambil obat, sesuai resep dokter. Setelah semua urusan selesai, aku pun mengambil kursi roda. untuk membawa farid pulang ke rumah. namun langkahku terhenti, ketika mataku menatap orang yang tidak asing. "Mau ngapain lu ke sini?" bentakku sambil

