Manusia Bisa Berubah

1984 Kata

Selesai bekerja, ditemani Raka dan Sena, Bastian mengendarai mobil menuju ke rumah Nick. Beruntung ada kedua temannya sehingga perjalanan yang cukup jauh menjadi tidak membosankan. Bastian mengemudi dalam diam dan memikirkan apa yang akan dilakukan jika sudah tiba di sana.  “Kita mau ke rumahnya Nick?’ tanya Raka saat melihat jalan yang diambil Bastian. “Hm. Kita liat di sana dulu.” “Kalo dia nggak ada di sana gimana?” “Terpaksa nyari di sekitar sana, di tempat-tempat yang biasa Nick datengin.” “Kalo nggak ada juga?” Kali ini Sena yang bertanya. “Terpaksa pulang dulu, nanti cari lagi.” “Belum apa-apa, saya udah kesel duluan ngebayangin kalo dia beneran nggak ada,” gerutu Raka. Bastian tersenyum kecil mendengar perkataan Raka yang memang pada dasarnya adalah pemuda yang memiliki kes

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN