“Bastian, ke sini sebentar!” seru Frank saat Bastian baru masuk ke dapur pagi ini. “Tunggu sebentar,” sahut Bastian dan bergegas menghampiri Frank yang tengah berkumpul dengan anak-anak dapur lainnya. “Ada apa?” tanyanya setelah tiba di antara mereka. “Ehm …, begini,” ujar Frank sedikit ragu. “Katakan saja ada apa,” ujar Bastian yang melihat keraguan di mata Frank. “Sebenarnya kami sedang mengumpulkan uang untuk membantu Sena yang sedang kesulitan untuk membayar hutang.” Frank mencoba menjelaskan pada Bastian. “Terus?” tanya Bastian. “Mau nggak kamu ikut menyumbang?” tanya Raph, salah satu pegawai bagian pizza hati-hati. “Berapa banyak?” “Kami tidak menentukan berapa besar. Kamu bisa memberi sebanyak yang kamu mau,” sahut Frank. “Tidak masalah,” ujar Bastian. “Tapi dari mana kali

