“Kamu baru pulang?” tanya Meylan pada Bastian. “Kenapa Mama belum tidur?” tanya Bastian sambil menghampiri Meylan yang duduk di kursi makan. “Mama nungguin kamu,” “Kenapa? Mama sakit?” Bastian memegang kening Meylan untuk memeriksa keadaan ibunya. “Mama gapapa, Tian. Mama cuma pengen ngobrol sama kamu sebelum Mama pulang.” “Boleh aja. Tapi boleh Tian mandi dulu? Badan Tian lengket semua, dan bau aroma restoran yang campur aduk.” “Sana mandi. Mama bikinin teh ya, supaya badan kamu hangat. Kamu mau makan?” “Nggak Ma, makasih. Tadi Tian udah makan di sana.” Bastian bergegas meninggalkan dapur dan menuju ke kamar mandi. Setengah jam kemudian, Bastian menghampiri Meylan dengan rambut basah dan handuk yang menggantung di bahunya. Bastian mengambil gelas berisi teh dan meneguknya sedikit.

