Berusaha Sabar

1946 Kata

Saat waktu istirahat, Bastian mendatangi ruang kerja Mark yang berada di lantai dua restoran. Bastian berdiri sejenak, dan mengembuskan napas, kemudian mengetuk pintu ruangan. “Masuk!” seru Mark dari dalam. Bastian membuka pintu dan melongokkan kepala ke dalam. “Mark, boleh saya bicara?”  “Silakan,” sahut Mark ramah. Bastian menarik kursi dan duduk di hadapan Mark, dibatasi meja kerja pria itu.  “Ada yang ingin kamu sampaikan?” tanya Mark setelah Bastian duduk. “Eng …, sebenarnya saya ingin resign,” ujar Bastian. “Resign? Kenapa? Apa ada hal yang membuat kamu kurang nyaman di sini?” tanya Mark terkejut mendengar perkataan Bastian. “Nggak ada,” sahut Bastian cepat. “Lalu? Apa kamu mendapat tawaran yang lebih baik di tempat lain? Jika begitu, saya akan menaikkan gaji kamu.” “Bukan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN