Paginya, Aliong berpura-pura seolah baru siuman. Dia membuka matanya perlahan, dan mendapati jika Steve sedang menatapnya dari pintu kamar tidur. “Elo udah sadar Ko?” tanya Steve sambil menghampiri Aliong. Bastian yang baru bangun, langsung menghalangi Steve yang hendak mendekati Aliong. “Gua cuma mau liat Ko Aliong, kenapa dihalangin?!” tanya Steve tidak suka. “Maaf,” sahut Bastian. “Tian cuma mau Ko Aliong ngeliat Tian duluan,” lanjutnya setelah berpikir cepat mencari alasan. “Oh …, sori gua udah salah sangka.” “Gapapa. Silakan kalo mau liat Ko Aliong.” Steve berjalan menjauh, dan membiarkan Bastian memeriksa keadaan Aliong. “Ko?” panggil Bastian pelan. “Hm?” “Gimana keadaan Koko? Mana yang sakit?” tanya Bastian. “Bawel lo!” desis Aliong dongkol. “Elo inget kenapa elo bisa

