Sejak kejadian di bar beberapa waktu yang lalu, Raka menjadi sangat tertarik pada Bastian, dan berusaha untuk dapat lebih dekat dengan pemuda itu, agar dia dapat mengetahui tentang Bastian sepenuhnya, termasuk masa lalu pemuda itu. Jika benar Bastian terlibat dalam sebuah kelompok, dia ingin mengetahui alasannya. Karena itu, Raka selalu mencari cara untuk dapat terus menempel pada Bastian, entah saat di kampus, saat bekerja, dan di manapun. “Bas!” panggil Raka dari pintu kelas. Bastian yang baru berjalan beberapa langkah meninggalkan kelas, menghentikan langkah dan membalikkan badan saat mendengar namanya dipanggil. Dia melihat Raka mendekat dengan langkah lebar. “Kenapa?” tanya Bastian saat Raka tiba di hadapannya. “Elo mau ke mana? Pulang?” “Hu uh, kenapa?” “Gua lagi nggak ada kerj

