“Ko,” panggil Bastian dari depan pintu kamar. “Hm?” Bastian masuk ke dalam kamar dan duduk di samping Aliong di tepi tempat tidur. Sejak tadi kakaknya itu sibuk memasukkan pakaian ke dalam koper. “Kenapa?” tanya Aliong. “Koko jadi pulang besok?” “Hm. Kenapa? Elo masih mau ditemenin?” “Nggak juga sih, malah sebenernya bagus, karena minggu depan Tian udah mulai masuk kuliah, dan pasti nggak akan ada waktu buat Koko.” “Terus kenapa elo masih tanya?” “Gapapa Ko, cuma pasti rasanya sedikit aneh kalo nggak ada Koko. Selama ini kan Tian selalu ngabisin waktu sama Koko,” “Empat tahun itu sebentar,” sela Aliong yang juga sebenarnya merasa berat berpisah dengan Bastian. “Iya Ko.” “Udah nggak usah pasang muka sedih gitu. Gimana kalo sekarang kita ngobrol sambil minum?” “Oke.” Aliong dan

