Saga dan Nara menapaki lorong hotel menuju kamar mereka dengan hati berdebar. Keduanya saling curi pandang beberapa kali, dengan tatapan canggung. Bukan hanya itu pikiran keduanya sama-sama bergejolak kala membayangkan apa yang akan mereka lakukan di kamar nanti. "Ehm, kamu masuklah dulu," ucap Saga saat mereka sudah berada di depan kamar. "Hah?" Nara sedikit terkejut, ia kembali memiliki firasat kalau Saga menghindarinya lagi. "Aku, em. Aku akan mencari sesuatu di minimarket sebentar." Saga mengucap agak gugup. Untuk menghilangkan perasaan tak enaknya, tangannya terus bergerak membuka pintu dan mendorong dua koper kecil yang mereka bawa. Namun, memang niatnya tadi langsung pergi saat di lobi, begitu ia melihat Alvin menjauh. Hanya saja yang pria itu pikirkan adalah dua koper di tan

