"Oh, ini, Pa. Saya ingin mengajak Nara berlibur seperti pesan dokter. Em, kebetulan ada perjalanan bisnis juga." "Berlibur dan berbisnis?! Dengan Om?!" Mata Nara melebar. 'Ogah amat!' "Kenapa? Kamu menolak?" tanya Saga sambil menyilang tangan di d**a. Dia bisa melihat penolakan dari dua mata bening milik Nara, yang sedikit menyipit ke arahnya. Padahal baru saja dia bisa menjinakkannya dengan uang tadi, sekarang malah ngelunjak. Sok menolak uang banyak yang akan diberikan padanya. "Ah, tentu saja dia tak akan menolaknya!" Roy menyela ucapan mereka. "Pa aku ...." Ucapan Nara menggantung. "Ayolah, Dokter yang memintaku. Kalau tak percaya kamu bisa tanya padanya. Anggap saja ini bulan madu kita." Saga mengerlingkan mata ke arah Nara. Akhirnya ia punya cara menjauhkan Alvin sementara, sa

