Maaf ....

1352 Kata

"Oya, Vit. Kamu tak pulang?" tanya Bams sebelum pergi. "Ini udah malam loh." "Ehm. Ya Pak. Maunya pulang tapi Tuan kita ... yah Bapak tau sendirilah." Vita enggan memaki Saga. Takut jika ucapannya akan diteruskan pada Bos tak berperasaan itu. "Hiss bener-bener itu orang." Bams malah terkesan memaki Saga. Vita melebarkan mata karena itu. "Jadi ...? Kamu udah makan?" Bams tahu, pasti Saga tak mungkin perhatian pada karyawannya. Perempuan itu menggeleng. "Saya sangat lapar, Pak. Tapi harus menahannya agar bisa bertahan hidup dengan tetap bekerja di perusahaan ini." "Ish ... gak gitu juga kali. Ya, udah. Ayo makan dulu. Tinggal saja pekerjaan itu!" "Tapi Pak. Ini masih banyak." "Udah nanti sebagian kamu kirim ke aku. Aku bantuin." "Hah? Beneran Pak? Bapak serius?!" tanya Vita nyaris tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN