10. Menolak Lupa Perjodohan

1006 Kata

Matahari hampir tenggelam ketika kami tiba di kediamanku. Pak Pram akhirnya menyerah pada perintah dokter untuk beristirahat dulu selama satu hari di rumah, sementara aku terpaksa setuju merawatnya demi bisa melanjutkan membayar cicilan mobil (baca: tidak dipecat). Tepat di depan mobil Range Rover Pak Pram kuparkirkan di depan rumah, tampak berdiri imut nan manis city car yang baru kubeli bekas lima bulan yang lalu. Membayar DP nya saja tabunganku sudah terkuras hampir kandas, betapa malang nasibnya ditinggal menganggur begitu. Apalagi belum bisa dipastikan sampai kapan dia akan menganggur seperti itu. Kalau aku masih terus menduduki posisi sebagai asisten pribadi Pak Pram, alamat mati berkarat lah city car kesayanganku itu. Apa lebih baik kujual saja lagi? Supaya aku tidak terikat huta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN