Chapter 50

1574 Kata

Setelah memastikan pengurus rumahnya pulang, Lexus langsung merengkuh Samantha ke dalam pelukannya. Dihirupnya aroma sabun dari tubuh Samantha, sembari tangannya asyik menerusuri tiap inci permukaan kulit pacarnya itu. "Masuk yuk Sam, mendung tuh. Sudah mau hujan, mendingan kita ke kamar, selimutan biar hangat." Ajaknya, penuh niat terselubung. Samantha menggeleng, menyadarkan kepalanya pada d**a bidang Lexus yang masih setia menopang kepalanya. "Kenapa tak mau? Lukamu, kan belum sembuh, ayo istirahat." Lexus membujuk lagi, sambil memainkan rambut panjang kesukaannya itu. Intinya semua yang ada pada Samantha itu adalah kesukaan Lexus, termasuk wajah ngambeknya. "Aku merasa ada aneh, kenapa tiba-tiba ayahmu memaafkan ku begitu saja? Bahkan dia membiarkan kita tinggal bersama seperti ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN