"J, maksudnya apa? Kamu mau ikut Papa? Kamu mau pindah sekolah?" Javier menatap anaknya yang terdiam cukup lama. "Pindah kewarganegaraan, mungkin?" "J," Ines bersuara. "Kenapa? Bukannya dulu kamu gak akan pernah mau tinggal sama Papa?" Jason mengangkat bahunya. "Pengen aja." "Jason Argadhika, itu bukan jawaban," sindir Javier. "J bosen aja di Jakarta. Mau cari suasana baru." Ines terlihat menghela nafasnya. Ia menggeleng-geleng tak paham. "Kamu ini kenapa sih, J? Kamu ada masalah sama temen-temen kamu?" Jason menggeleng pelan. "Kamu serius?" tanya Javier. "Iya." "Kok mendadak?" "Gak kok," "J,..." Ines menatap anaknya yang terlihat tak ada hasrat untuk berbicara. "Mama gak yakin kamu mau pindah cuma karena nyari suasana baru. Kamu keliatan loyo kaya gini, emang Mama bakal percay

