2

1135 Kata
pagi ini Kesyah dan Leo sedang memulai ritual pagi mereka dengan melakukan sarapan bersama di ruang makan Yah walaupun Jam sudah menunjukkan pukul jam 9 pagi mau bagaimana lagi keduanya baru bangun beberapa saat yang lalu jadi mereka harus melakukan sarapan di jam ini " Leo kamu mau sekolah besok atau besok lusa?" tanya Kesyah kepada Leo saat selesai sarapan Leo pengen Leo pengen sekolah besok lusa aja Kak hari ini sama besok Leo mau nyiapin barang-barang dan keperluan buat ke sekolah" kata Leo membalas perkataan Kesyah dan keishta menjawabnya dengan anggukan kecil " Oke kalau kamu mau sekolah besok lusa Kakak juga bakal masukin kamu ke SMP keyrion yang satu kawasan dengan SMA keyrion  karena kakak juga bakal masuk ke SMA itu supaya Kakak bisa ngawasin kamu kalau satu kawasan akan lebih mudah benar?"kata kesyah menaik turunkan alisnya sedangkan leo hanya tertawa kecil Leo tidak pernah terganggu dengan semua sikap posesif dari Kesyah Karena dia tahu itu semua untuk melindungi dia dan Leo merasa beruntung memiliki Kakak seperti Kesyah " itu sekolahnya milik kakak ya? nama sekolahnya hampir sama kayak nama kakak?"tanya leo kepada kesyah " Iya itu punya kakak lagian kan kalau punya sekolah sendiri bisa hemat uang buat apa coba punya sekolah Tapi masuknya ke sekolah orang lain manfaatin aja apa yang kita punya ya nggak?"kata kesyah yang disetujui oleh leo " angka di sini udah dibuatinkam taman yang Leo pengen?" kata Leo bertanya kepada Kesyah "Udah kok  kakak udah buatin Kakak juga udah bikin kebun apel di sebelahnya dan itu semua Apel kesukaan kamu" jawab Kesyah yang membuat leo senang " lihat yuk Kak Leo Pengen banget  lihat-lihat di sana" rangek leo dengan mata berbinar nya kepada kesyah "baik okay ayo kita kesana kayaknya punya juga ada bisa dipanen karena Kakak udah nyiapin ini dari 2 tahun atau 3 tahun belakangan" kata Keisha mengajak Leo ke halaman samping mansionnya  saat sampai di sana saya sangat senang melihat Taman Bunga dan juga kebun apel yang ada di sana dan Keisha melihat senyum Leo ikut bahagia karena dia bisa merasakan kalau dia benar-benar menjadi kakak yang sebenarnya kalau dia bisa membuat adiknya tersenyum bahagia " Makasih Kak, maaf ya kalau Leo mintanya yang aneh-aneh" kata Leo memeluk Kesyah "  Nggak apa-apa kok kalau itu masih bisa kakak kasih buat kamu dan kakak masih sanggup itu semua bukan masalah" kata Kesyah mengusap kepala Leo lembut " Ya udah kita cari tempat duduk dulu biar nanti Pak Joko metikiin buah apel buat kita" kata Keisha mengajak Leo duduk "Tapi aku mau metik buah apel nya sendiri Kak biar lebih menyenangkan,dan kakak tunggu di sini biar Leo aja Yang biar Leo aja yang nyari  apelnya" kata Leo membujuk kesyah agar mengizinkannya untuk memetik apel di kebun dan karena dasarnya Leo keras kepala Dia menyuruh Kesyah untuk duduk dan tinggal di sana sedangkan dia ingin memetik apel sendiri katanya agar lebih memuaskan saat memakan hasil petikannya sendiri Dan ditambah dan ditambah dengan Kesyah yang tidak bisa menolak keinginan Leo jadi dia membiarkan Leo untuk ikut tukang kebun mereka mengetik buah apel itu dan dia menunggu sambil duduk di bangku yang ada di dekat kebun apel Beberapa menit Kesyah menunggu Leo yang sedang memetik apel di kebun dia menunggu Leo sambil memainkan handphonenya sampai dia melihat Leo kembali dengan membawa beberapa apel di tangannya " kak liat deh ya udah bawa apelnya ini yang kata Pak Joko tadi udah bisa dipanen pokoknya kakak harus cobain apel yang dipetik sama leo sendiri" kata Leo dengan Keisha dan membawa apel itu kemeja "Oh ya, mana coba Kakak mau cobain dulu gimana sih rasanya makan apel yang dipetik in langsung sama adek kakak yang paling ganteng in"  kata Kesyah menatap dan menaruh handphonenya kemeja lalu menyuruh Leo untuk duduk di sebelahnya " ini deh Coba Kakak makan pasti nggak bakal nyesel deh" kata Leo memberikan 1 apel yang dia bawa tadi kepada Kesyah "Makasih, eh itu tangan kamu kenapa?" Tanya Kesyah saat melihat goresan yang ada di tangan Leo "Oh ini emh ini tadi pas ngambil raportnya nggak sengaja kegores" kata Leo sambil menundukkan kepalanya karena takut kalau Kesyah akan marah kepadanya Kesyah melihat Leo yang menundukkan kepalanya karena takut dia akan marah hanya bisa tersenyum dan mengangkat kepala Leo dengan lembut sambil memberikan senyum hangat. " hey  Kakak nggak   marah sama kamu  tapi lain kali kamu harus lebih hati-hati lagi jangan sampai ada luka kayak gini lagi atau kakak bakal marah sama kamu"kata Kesyah kepada Leo " Kakak beneran nggak marah?" tanya Leo ragu kepada Kesyah,dan Kesyah mendengar itu mengangguk kecil sambil tersenyum " lain kali hati-hati Oke" kata Keisha  yang diangguKi cepat oleh Leo "Janji"kata leo memberikan jari kelingking yang langsung disambut oleh jari kelingkin kesyah " anak baik Yaudah sebelum makan apelnya kita bersihin dulu luka kamu supaya nggak infeksi" kata Kesyah " Mona P3K ke sini Cepat jangan lambat"teriak kesyah kepada pembantunya yang sedang lewat "Baik nona"  kata mona langsung berlari masuk ke dalam rumah dan mengambil P3K yang diperlukan oleh majikannya " Kak nanti kalau aku bawa temen ke rumah boleh nggak tanya Leo hati-hati karena dia tahu kalau Kesyah tidak menyukai kalau ada orang asing masuk ke rumah mereka,karena Kesyah takut mereka akan mengancam keberadaan nya dan Leo Keisha mendengar itu sontak menoleh kearah yang sedang melihatnya dengan ekspresi penuh harap dan sekali lagi Keisha tidak bisa mengabaikan permintaan Leo begitu saja, Keisha tersenyum kecil dan menganggukkan kepala dengan perlahan " boleh tapi kamu harus janji kalau mereka itu orang-orang yang baik yang mau temenan sama kamu mu dan terima kamu apa adanya bukan karena mereka temenan sama kamu cuman buat ngambil harta kita" kata Kesyah "Oke boss" kata Leo dengan semangat sambil memberi hormat kepada Kesyah Bisa melihat kelakuan Leo hanya bisa menggelengkan kepalanya dia benar-benar tidak habis pikir kenapa hanya dengan ini Leo bisa membuatnya sesemangat itu, tidak lama setelah itu mona datang dengan membawa P3K yang Kesyah minta, Kesyah langsung mengambil P3K itu dan membersihkan luka Leo Setelah membersihkan luka Leo mereka memakan buah apel yang sudah dipetik mereka makan buah apel dengan sesekali tertawa dikena aktivitas mereka mereka terus bercanda sepanjang hari hingga sore, kegiatan menyenangkan itu terganggu dengan ponsel Kesyah yang bergetar menandakan ada yang menelponnya " Bentar ya Kakak mau angkat telepon dulu kalau kamu mau masuk rumah duluan masuk aja Nggak usah nunggu kakak" kata Kesyah diangguki oleh Leo dan dia langsung pergi untuk mengangkat telepon Panggilan telepon " Halo" kata Keisha dengan nada tegas dan dingin " Queen semua keperluan anda sudah saya siapkan ada dan Tuan Leo sudah bisa pergi ke sekolah besok lusa" kata Wirdan dan tangan kanan Kesyah " bagus Pastikan semua yang sudah siap dan jangan sampai ada kesalahan sedikit pun atau kepalamu yang akan menjadi taruhannya" kata Kesyah tegas Tut..... Keisha langsung mematikan panggilan telepon itu tanpa mendengarkan jawaban dari Wirdan Tbc
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN