Tuduhan Tak Mendasar

1322 Kata

'Ayana, apa kita bisa ketemu?' Ayana mengernyitkan dahinya melihat SMS aneh dari Hendra. Pria itu menghubunginya jam 9 malam, dan selama ini Ayana tidak pernah mendapatkan pesan demikian dari pria itu, ataupun teman kerjanya yang lain. Tentu ini adalah keanehan yang cukup besar baginya. Segera ia membalas pesan untuk Hendra. Kemudian ia menaruh ponselnya lagi karena ada pekerjaan yang lebih penting yang harus dilakukannya. Dia harus menyelesaikan masakannya sebelum Alfarezi pulang. Setelah cukup berjibaku dengan alat-alat masak, kemudian membersihkan dirinya, ia kembali melihat ponselnya. Ada dua pesan balasan dari Hendra. 'Sebentar saja, Ayana. Aku pastikan urusan kita selesai sebelum suamimu pulang.' 'Ini sangat penting. Bantu aku sekali ini saja. Please, Ayana. Sekali ini saja.'

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN