"Dokter, infus satu orang ini! Dia ngeyel!" Perintah dari Alfarezi langsung dilaksanakan segera oleh dokter itu dengan memanggil beberapa orang rekannya. Tentu saja Ayana menolak dengan apa yang dilakukan oleh Alfarezi sebab hal ini membuatnya semakin digunjingkan, semakin dibicarakan banyak orang, tapi memang pria itu tidak memperdulikan apapun yang dikatakan oleh para nakes ataupun yang lainnya. Yang terpenting baginya adalah kesehatan Ayana. Ayana ditempatkan di ruangan yang sama dengan yang pernah dipakai Alfarezi saat pria itu kecelakaan beberapa waktu lalu. Sebelum infus itu terpasang, mata Alfarezi masih memantau dengan tegas. "Bapak Alfarezi, saya baik-baik saja. Cukup minum obat, pasti langsung sembuh." Ujar Ayana untuk yang kesekian kalinya. "Saya punya trauma dengan jarum in

