"Demi melihat senyuman di bibirmu, aku rela harus kehilangan senyumanku" ***** Matahari kini mulai keluar dari tempat persembunyianya. Memberikan cahaya untuk tanda bawa waktu pagi telah tiba. Orang - orang harus memulai aktivitasnya. Dan beranjak dari tempat tidur yang nyaman. Atha sebenarnya sudah bangun sejak pukul empat pagi, dia memilih duduk di sisi ranjang sambil terus memperhatikan wajah damai Dominick ketika dia tidur. Merekam setiap pemandangan, agar selalu tersimpan di memori otaknya. Keputusannya sudah bulat sejak semalam. Tidak ada yang bisa menghentikanya, walau itu Dominick sekalipun. Dia bangun dan mengambil tasnya di atas nakas. Berjalan perlahan ke arah pintu, sebelum keluar dia menyempatkan untuk berbalik dan melihat Dominick sekali lagi. Setelah di rasa cukup. Di

