Part 47

1995 Kata

"Perasaan ini adalah milikku, jadi kau tidak berhak untuk menilainya. Karena kau bukanlah Tuhan! Yang bisa memahami segala hal." ***** "Atha, apa kau siap untuk pulang ke Indonesia?" tanya Dominick tiba-tiba. Deg!  Atha yang tadinya memandang Dariell kini langsung menoleh kan kepalanya cepat ke arah Dominick. Menanyakan apa perkataan yang di dengar nya adalah kesalahan ataukah memang benar. Atha mendapatkan jawabanya lewat sorot mata Dominick. Lelaki itu tidak sedang bercanda dengan Atha. Matanya tiba - tiba saja memanas, sedikit buram karena air mata yang ingin mendorong melesak untuk di jatuhkan. d**a Atha serasa begitu sakit, naik turun mencoba untuk mengambil udara sebanyak mungkin dan menghembuskannya dengan kasar.  Dominick berniat untuk bertanya lagi namun ekspresi wajah Ath

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN