Part 28

1884 Kata

"Man duset daram" -Atha- ***** Salju kembali turun, membuat hawa dingin terus menerus menurun. Kesunyian masih terasa, namun membuat kedua insan yang berada di depan perapian engan untuk beranjak dari tempatnya.  Dominick merasa nyaman ketika kepalanya di elus lembut oleh Atha. Seperti kehangatan yang dulu sempat pergi, kini kembali menyapanya. Tanpa dia sadari kepalanya sudah jatuh di atas pangkuan Atha. Dia tertidur di paha Atha. Tengkurap dan mendengkur kecil.  Atha ingin sekali menanyakan maksud ucapan Dominick tadi. Namun semua terhenti karena mendengar dengkuran halus yang Dominick keluarkan. Pria itu tertidur karena usapan Atha. Tidur seperti seorang bayi. Tenang, tanpa bergerak sedikitpun. Mungkin kali ini dia akan bisa tidur dengan sangat nyenyak, mengingat beberapa bulan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN