Chapter 30

1214 Kata

Thalia tidak pernah putus harapan untuk bisa memperbaiki dirinya. Ia bersyukur, setidaknya weekend nanti ia ada waktu dengan Rayhan. Ia bisa membicarakan mengenai kehamilannya. Mungkin, itu akan membuat hubungannya dengan Rayhan menjadi lebih baik. Dan akan mengurangi alasan keluar jika suaminya itu tahu jika ia tengah mengandung. “Mama gak sabar buat hari minggu nanti. Papa bakal tahu kamu.” Thalia lagi-lagi berbicara dengan perutnya yang masih rata. Menunggu saat-saat yang membahagiakan memang terasa lama, begitu pula Thalia yang sudah menanti-nantikan hari minggu ini. Ia sengaja bangun pagi-pagi sekali untuk menyiapkan semuanya. Sebenarnya, bukan Thalia yang bangun pagi-pagi sekali, melainkan Rayhan. Bahkan, pria itu sudah siap bahkan saat Thalia masih menyiapkan sarapan mereka. “Ih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN