menikah

1238 Kata
pernikahan ini benar-benar terjadi setelah kekecewaan yang Novy rasakan sebelum ini terjadi membuat Novy bimbang sendiri,dari mulai Novy selalu di tinggalkan,di turunkan di jalan dan seperti tidak di anggap. walaupun hati Novy sekuat baja tapi Novy sendiri dia masih terlalu muda untuk hal-hal yang menyangkut pernikahan. Novy takut jika suatu saat nanti Noval masih tidak bisa mencintainya,atau Novy yang cape akan sikapnya. ayolah pernikahan bukan hanya untuk sehari atau pun dua hari,yang namanya pernikahan itu sakali untuk seumur hidup. maka jika Novy ataupun Noval gagal sepertinya bukan hanya orang tua noval yang sangat kecewa tetapi orang tuanya juga. setelah sedari tadi Novy termenung memikirkan hal untuk kedepannya,suara Seorang perempuan yang Novy yakin adalah seorang MUA yang memang di sewa oleh Bu Santi. tentu saja untuk mendandani Novy agar terlihat sangat cantik di hari yang menurutnya special. Novy hanya memandang wanita MUA ini dari kaca besar,dia terlihat masih muda dan cantik Novy pun tersenyum ramah. Novy benar-benar merasa bersalah tadi sempat menyusahkan MUA karena semakin banyak air mata yang keluar tentu saja membuat MUA juga susah untuk mengerjakan pekerjaannya. MUA ini benar-benar besar hati sangat baik. "kamu benar-benar sangat cantik nona".timpal mUa tersebut Novy masih tersenyum lebar memandang kearahnya yang melangkah mendekat. Novy benar-benar berterima kasih kepada MUA ini karena tadi air mata Novy benar-benar tidak bisa di bendung ini antara terharu atau takut. Novy sendiri tidak tau yang jelas dia sangat bingung. "mari saya antar ke depan,suami anda dan para undangan sudah menunggu nona". Novy hanya mengangguk,dia berdiri dengan hati-hati,ia harus menjaga image di hadapan tamu terhormat keluarga SANJAYA,Novy tau karena Bu santi yang memberi tau jika yang datang hanya orang-orang penting saja,tentu saja kemauan Noval tentunya dengan embel-embel tidak mau terlalu berlebihan,berlebihan itu tidak baik. menurut tentu saja,orang tua Noval juga sangat berterima kasih karena Noval mau menikahi Novy, menurut Bu Santi serta adih ini awal yang baik. tidak perlu mewah yang penting awet pikir dua sejoli ini. dengan di bantu MUA Novy sebentar lagi akan menemui suami yang beberapa menit lalu mengucapkan ijab yang sangat jelas terdengar di telinga novy, pengucapan noval benar-benar tegas,sekali saja sudah langsung "SAH" Noval benar-benar niat sekali, tapi entahlah... dalam setiap langkah Novy selalu berdoa dalam hatinya ia menguatkan diri menahan air mata yang ingin keluar,mengangkat wajahnya dengan senyuman dia benar-benar seperti wanita muda yang tengah bahagia menyambut pria di hadapannya. tepat sekali Novy telah tiba di hadapan Noval pria yang sudah sah menjadi imamnya,kali ini Noval tersenyum tipis tentu saja ini bagian dari akting.nya agar lancar Novy saja tau jika senyuman ini senyuman jahat bisa Novy kiaskan. ini seperti bencana tiba-tiba saja Noval meraih badan Novy yang ramping agar lebih dekat,tadinya Novy mengarahkan tangannya untuk menyalimi Noval tapi Novy salah bereksperimen oh tuhan Novy benar-benar tertekan Novy takut dan juga malu seketika Novy memejamkan matanya rapat-rapat,menahan tangannya untuk menjaga jarak antara d*Danya. "buka matamu gadis kecil". suaranya sangat berat mungkin karena dia tahan agar tidak terdengar orang lain. mendengar itupun Novy membuka matanya perlahan, tiba-tiba bibir Noval mengigit bibir merah Novy. Novy pun terkejut rasa perih yang dia dapatkan dan malu juga tentunya. ini baru pertama kali. hanya digigit entah karena apa Novy tidak tau. suara tepuk tangan dan sorak tamu membuyarkan pikiran Novy yang kalut,sedari tadi Novy benar-benar tidak pokus. Novy bisa melihat semua orang memandangnya dengan pandangan bahagia,tapi tetap ada yang memandang rendah,Novy tidak nyaman dengan posisi seperti ini,di sebelahnya pria tengah duduk masih dengan senyum tipisnya dia benar-benar seperti aktor Korea,sangat tampan dan juga jago akting di tambah baju yang dia kenakan baju ini yang kemarin sempat Noval abaikan tapi tetap saja dia memakai.nya. *** setelah acara selesai Bu Santi menyuruh Novy agar berganti baju dan beristirahat,Novy hanya mengangguk patuh,Bu asih terlihat sangat bahagia Novy yakin itu. Santi tau jika Novy sangat lelah makanya Santi menyuruh Novy agar terlebih dahulu beristirahat dan menunggu noval di kamar Noval tentunya. tadi saja Bu Santi memeluk Novy dengan sangat hangat memberikan pujian sangat cantik dan selalu menggodanya,tentu saja karena Noval tadi mencium bibirnya,itu yang mereka lihat,tapi yang di rasakan Novy sakit,apa mulai sekarang Novy harus bisa bersandiwara agar Bu Santi bahagia,jika ia Novy akan belajar walaupun jiwanya sakit. *** disisi lain. "istrimu pasti sangat cantik, di mana dia aku ingin melihatnya."ucap Rendi Sanjaya. dia tadi telat karena macet,terlebih dia ke kantor ada sedikit masalah karena si Noval tidak bilang-bilang akan menikah. Rendi Sanjaya adalah sepupu Noval,Bu Santi dan ibunya Rendi Kaka adik,mereka juga bersahabat,sekolah bareng kerja bareng mereka saling mendukung satu sama lain. tapi bedanya Rendi orangnya sangat ramah beda jauh dengan Noval jika di bandingkan,sayangnya Noval dan Rendi tidak suka di Banding-bandingkan tentu saja karena keduanya sudah saling percaya,Rendi juga tau atas masa lalunya Noval. "biasa saja tidak terlalu cantik."cueknya. "astaga,ku pikir kau nikah dadakan karena dia cantik takut keduluan orang lain." Rendi tertawa kencang,entah apa yang lucu. "bahkan jika kau mau aku tidak masalah." Rendi yang sedang meminum jus jeruk pun tersedak,tidak habis pikir dengan ucapan.nya. "kenapa begitu?."tanyanya bingung sambil membersihkan sisa jus di sudut bibirnya. "dia adalah anak dari pembantuku yang dulu." Rendi ingat betul kejadian itu,bahkan Rendi ada apa saat itu. "bukankah itu kesalahanmu Val?." "kau yang menabraknya."lanjutnya lagi. mendengar itu tiba-tiba mata Noval menajam,mengarah kedepan sepertinya bola mata Noval ingin keluar api,dia mengepal kuat penyakit marah ini datang kembali,ingin rasanya membunuh orang. "tapi karena itu,Kinan tidak di temukan."marahnya. "ingat Kinan masa lalumu,kehidupan yang baru ini masih sangat awal jangan pernah mengecewakan.nya,lupakan Kinan,jika tidak kau akan menyesalinya."perintahnya yang tentu saja tidak akan di dengar. "baiklah ini sudah malam,kamu istirahat,istrimu pasti menunggumu, kapan-kapan kenalkan aku padanya." sambil menepuk pundak Noval Rendi pamit dengan sedikit bisikan yang membuat panas telinga. "mainnya jangan kasar,ku dengar dia masih muda,main satu ronde saja,biar setiap malam gampang mintanya."setelah mengucapkan itu Rendi tertawa renyah sekali dan pergi. masih dengan mengepalkan tangan Noval berpikir jangan main kasar,iya dia tidak akan melukai raganya tapi hatinya lihat saja. "pembalasan akan di mulai gadis bodoh." *** mata Novy benar-benar sudah mengantuk, dia bingung antara tidur atau harus menunggu noval masuk kamar,dia takut Noval meminta hal yang tidak di inginkan Novy. umurnya masih 19 tahun,sedangkan Noval sudah masuk 30 tahun sangat jauh memang,tapi umur tidak terlihat,buktinya Noval masih terlihat 27 tahunan. terdengar pintu di buka dengan kencang, sampai Novy juga terlonjak kaget,Novy tadi sedang melamun,entah kenapa Novy sering melamun akhir-akhir hari ini. "sedang apa kau disini?" sepertinya noval lupa kalau Novy sudah menjadi istrinya,tentu saja harus satu kamar. Novy menunduk takut suara Noval memang tidak selalu bersahabat. "yaaa jawab aku bodoh,siapa yang menyuruhmu disini?"teriaknya kencang. "mama Santi menyuruhku menunggu di sini tuan."jawab Novy dengan takut. "cihh...dia ibuku,jangan pernah kamu memanggilnya mama,ibumu sudah tiada,jika kamu mau tidur,tidur saja dan jangan di ranjang ku itu milikku." lalu Noval menunjuk sopa panjang yang ada di kamar,letaknya sangat jauh dengan ranjang Noval. "kau tidur saja di sopa."ucapnya lalu pergi ke kamar mandi. Noval memang jika bicara tak pernah di saring atau di pikir terlebih dahulu,suka seenaknya memang. Novy melangkah menuju sopa,dengan air mata yang keluar deras,ini baru hari pertama ralat baru beberapa jam dia sah menjadi istrinya tapi sudah sesakit ini. "sabar Novy ini awal yang baik untuk kedepannya."dia mengelus d*Danya berharap stok kesabaran akan selalu ada padanya. bukan karena cinta lebih tepatnya dia menghargai status. see u❤️ following pertama terima kasih untuk kak Nina Iriana? maaf jika penulisan tidak baik dan buat novel yang satunya yang berjudul bad things jika mau lanjut tolong komen ya.. dan jangan lupa tekan love ya agar ada notif dari author. good night ✨
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN