Setelah pertemuan yang tidak disengaja itu, akhirnya Marshall ikut makan bareng Arga dan Alina. Padahal tadinya Marshall mau pergi, soalnya merasa nggak enak. Apalagi istilahnya Marshall jadi ‘nyamuk’. Tapi Arga tak mengizinkan Marshall pergi duluan. “Gimana kabar kamu? Udah lama nggak ngeliat kamu lagi,” tanya Alina yang baru kelar memakan dua cup es krim oreonya. Kayaknya abis ini Alina bakal nambah lagi. Akhir-akhir ini Alina memang lagi ngidam makan yang manis-manis. Marshall tersenyum, “Ya gitu deh. Kadang pusing sama capek sih gara-gara kerjaan. Tapi ya namanya juga nyari duit.” “Terakhir kali kita ketemu waktu itu kan? Pas kamu nganterin aku sama Arga ke bandara?” tanya Alina lagi. “Eh iya ya? Udah lama banget ya. Nggak kerasa,” jawab Marshall. “Ehem,” Arga malah berdehem. Arga

