Chapter 16 - Dua Garis Biru

2302 Kata

Arga langsung tersenyum begitu melihat Alina membuka matanya perlahan. Alina baru bangun dari alam tidurnya. Sementara Arga sudah dari lima belas menit yang lalu kembali ke dunia nyata. Arga mencium dahi Alina sekilas, “Pagi.” Alina membalas senyum Arga, “Pagi .. Tumben kamu udah bangun jam segini? Jam berapa sekarang?” “Setengah sepuluh,” jawab Arga. Mata Alina langsung membulat. “Hah?! Jem setengah sepuluh?! Kok kamu nggak bangunin aku sih?” kata Alina kaget. “Abisnya kamu tidurnya nyenyak banget sih, aku nggak tega bangunin kamu.” Alina menghela napas, “Badan aku pada pegel sama nyeri semua ..” Arga menyeringai, “Pasti gara-gara semalem ya? Semalem kamu liar banget, minta nambah terus.” “Ish, kamu juga kok. Mainnya kasar lagi .. Badan aku jadi pada sakit semua kan,” kata Alina m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN