Ken menyumpah dalam hati. Kenapa juga dia yang harus mengenakan kostum dinosaurus? Memalukan. Ngidam Angel kali ini sudah memasuki tahap kelewatan baginya. Kemarin-kemarin saja Ken menertawakan bang Jesen yang selalu kena ulah ngidam mbak Dinda. Sekarang dia yang harus bermalu-malu ria. Berpakaian dinosaurus seharian hanya untuk menyenangkan istrinya yang tengah hamil. Untung saja Angel tak memintanya keliling menara Eiffel dengan berpakaian seperti itu. Kalau tidak, Ken pastikan dia akan menolaknya. Tak peduli anaknya ileran nanti. "Baby honey, kok mukanya nekuk gitu. Kaya' orang yang kepaksa gitu. Nggak ikhlas ya?" Angel mencebik melihat wajah datar Ken. Mata ambernya berkaca-kaca. Dia ingin Ken tersenyum bahagia dalam balutan kostum dinosaurus, bukan berwajah seperti triplek. "Ken-aro

