“APAAA??? Calon suami Ahtissa? Bagaimana bisa?” tanya Adrian yang terlonjak atas kalimat yang terucap oleh Darwin. Darwin mengulangi perkataannya lagi. “Iya, Mas. Orang tua kami menjodohkan kami berdua untuk menikah nanti. Aku suka dengan Tissa. Dia menarik untukku,” jawab Darwin mengakui. Adrian mengepalkan sebelah tangan. Rasa terpukul disertai kesal menjalar di sekujur tubuh atletis milik pria tampan itu. Masih tak percaya jika secepat ini Ahtissa memiliki calon suami. Adrian berdecak. “Secepat itu? Tissa, kau ini terlalu awal untuk mengenali pria. Jangan terlalu terburu-buru untuk menikah. Kau masih sangat muda. Hidupmu masih panjang,” ujar CEO PT KLI seraya beralih menatap Ahtissa. Sebenarnya Adrian merasa patah hati dan tak terima jika gadis yang dicintai itu merupakan adik ka

