“Apa kita tidak keterlaluan, Esdras? Meminta bantuan kepada orang sakit seperti Martin?” tanya Brylle, tepat sesaat setelah Finley dan temannya pergi meninggalkan mereka menuju Piety Mast–tempat transaksi jual-beli organ ilegal, juga markas utama Murdox. Sembari membakar satu batang rokok, Esdras tersenyum penuh arti. “Sepertinya tidak. Anggaplah ini arti dari kata memberi dan menerima yang sesungguhnya. Dia, memberikan jasanya untuk membantu kita, dan kita memberi sejumlah uang yang cukup besar sebagai imbalannya. Uang yang bahkan bisa dia gunakan untuk pengobatan. Bukankah itu adil?” Walau perkataan Esdras kurang begitu nyaman untuk didengar, namun jika mereka memahami inti dari kalimat tersebut, siapapun yang mendengar pasti akan setuju. Karena di dalamnya sangat jelas tersirat makn

