Sabrina sedang bersiap diri di kamarnya. Dia dibantu oleh seorang MUA yang telah dipilih oleh Bima. Semua persiapan sudah ada, Sabrina hanya tinggal menyiapkan diri saja tanpa perlu ikut bingung memilih seragam keluarga, MUA, dekorasi ruangan, dan hal-hal lain untuk acara lamarannya. Dan dia juga tidak perlu berdebat dengan Bima untuk menentukan tema apa yang tepat untuk lamaran mereka. Ismi menemani Sabrina di dalam kamarnya. Dia mengenakan baju yang warnanya senada dengan seragam lamaran Sabrina. “Sudah selesai, mbak,” ucap sang MUA setelah meminta Sabrina untuk mengatupkan bibirnya agar lipstik yang diaplikasikan dapat merata pada semua bagian bibir Sabrina. “Oke mbak. Saya ganti baju dulu ya. Nanti tolong ditatakan kerudungnya,” pamit Sabrina dengan menjinjing dress cantik dengan

