Sarapan Penuh Cinta

1216 Kata

Calista mengulum senyumnya. Dia ingin mengerjai Kevin, dengan berbohong mengatakan kalau dirinya sedang datang bulan. Dia lalu tertawa geli, yang membuat Kevin curiga. “Kamu bohong ya, Lis?” tanya Kevin. Calista hanya tertawa kecil yang merupakan jawaban darinya. Hal itu membuat Kevin mendekatinya. “Kamu sudah siap sekarang, Sayang,” bisiknya di telinga Calista. Calista seketika menganggukkan kepalanya dan tersenyum kala tatapan mata mereka bertemu. “Kita sudah menikah, jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak siap.” Kevin sangat senang mendengar jawaban yang baru saja Calista lontarkan. Kevin tanpa aba-aba segera melakukan aksinya, dan memandu Calista untuk memadu kasih dengannya. Malam yang indah, rasa panas di antara suhu yang dingin, apalagi yang lebih indah dari cinta yang halal.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN