CHAPTER 27. Penguntit

1801 Kata

*** Diam-diam Namira mengetahui bahwa dirinya sedang diikuti. Beberapa waktu lalu Namira memutuskan untuk pergi ke pasar. Ia merasa bosan berada di rumah sakit selama tiga hari ini. Semua orang sibuk untuk Kanara. Pun, Namira juga melakukan hal yang sama. Namun ada kalanya ia merasa butuh suasana baru untuk menghibur perasaannya. Namira pikir ia betul-betul pergi sendirian tapi ternyata seseorang mengikutinya sejak tadi. Hal itu membuat Namira sediki khawatir. Ia harus bisa melarikan diri dari orang itu. Beruntung karena hari ini Namira mengenakan kaus santai berlapis jaket kulit warna hitam dengan bawahan berwarna senada. Dilengkapi juga dengan topi bertipe bowler yang pas di kepalanya, serta sepatu sneaker yang melekat dikakinya membuat Namira mudah untuk berlari. "Siapa dia?" tanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN