Radita berdiri dari kursinya dan menatap Felix dengan sangat kecewa. Ia berusaha menunjukkan raut mengancam pada pria itu dan tatapan pria itu malah membuatnya semakin sakit hati. Ia kemudian keluar dari Gereja dan membiarkan Hugo dan Elisa untuk mengikrarkan janji suci mereka di Altar. Sudahlah, semuanya tidak ada guna lagi. Radita tidak perlu lagu mengharapkan siapa-siapa. Ia pergi ke kamar mandi karena merasa sesak di dadaanya. Semua orang berbahagia atas pernikahan abangnya, maka tidak mungkin dengan kehilangan akal sehat, ia malah mengacaukan semuanya. Pernikahan itu sudah disiapkan dengan sangat matang dan menghabiskan sangat banyak uang untuk setiap hal. Mengingat kini Hugo sudah menikah, maka tidak ada lagi baginya kesempatan untuk diberikan materi oleh pria itu. Kini ia hanya pe

