37. Tangis

1236 Kata

Radita tidak tau apakah keputusannya ini tepat atau tidak, tapi ia memutuskan segera kembali setelah mendapat pesan dari Felix yang menyuruhnya untuk datang dan bertemu orang tua mereka. Setibanya di rumah Hugo, ia memencet bel rumah dengan ragu, takut kalau Hugo akan mengusirnya, jadi lebih baik ia masuk dengan izin terlebih dahulu. Dadanyaa bergemuruh hebat, perasaan takut dan resah bercampur dan membuat pikirannya menjadi berat. Ia takut kalau rumah Hugo bukan lagi tempatnya untuk pulang. "Loh, Non Dita kenapa nggak langsung masuk?" ternyata bik Leli yang membuka pintu untuknya, bukan Hugo. "Bik, Dita boleh minta tolong nggak, tanyain sama abang dulu, aku boleh masuk nggak?" pintanya. "Loh emang kenapa?" tanya bik Leli. Radita menggelengkan kepalanya, "Coba tanya aja Bik." pinta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN