Kegagalan Bram

1314 Kata

Bram hari ini pulang sedikit larut. Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Dia memasuki rumah dengan menggunkana kunci cadangan dan mencari keberadaan Dewi. Semenjak dia mulai sibuk mencari pekerjaan baru, Bram berinisiatif untuk memegang kunci rumah juga. Dia tak tahu kapan pulang dan keluar lagi. Kasihan Dewi jika ia harus pulang selarut ini. Bram menemukan istrinya dalam keadaan tertidur di ruang tengah. Wanita kesayangannya itu tengah terbaring dengan wajah damai. Pemandangan ini membuat Bram tersentuh dan duduk mendekat. Dengan lembut, ia belai pipi istrinya. Perlahan-lahan, rasa sesal mulai menyeruak di d**a. Tadi pagi ia telah melampiaskan kemarahan dan kekesalan pada Dewi. Hanya karena ia tak bisa mendapatkan kesempatan kerja dengan segera. Wanita itu terlalu lembut, terlalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN