Bab 124

2539 Kata

Laverna tertidur setelah membuat Bram overthinking, sejak pembicaraan mereka Bram tidak hentinya meminta maaf karena dia belum bisa mengabulkan apa yang Laverna inginkan. "Sayang jangan tinggalin aku" Bram mengigau dalam tidurnya. Laverna memeluk Bram, ketakutan yang ada pada Bram terlihat jelas, bahkan dalam tidur pun dia seperti ini rasanya dia bahkan sangat merasa bersalah atas apa yang telah dia katakan pada Bram. Seharusnya dia lebih sabar agar tidak membuat Bram seperti ini. "Maaf sayang" bisik Laverna. Bram dia orang yang baik dan sangat lembut, dia bukan tipe orang yang mempermainkan kepercayaan karena itulah sampai sekarang Laverna masih sabar menunggu Bram. Dulu ketika semuanya belum jelas untuk melakukan perceraian, Laverna selalu bersama Bram hingga kini dia harap apa ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN