Bram terus memandangi Laverna dengan penuh perasaan lega, orang yang dia cintai kini sudah sadar dan bahkan sudah memaafkan dirinya dengan baik. "Mas istirahat aja" ujar Laverna. "Nggak sayang, aku mau nemenin kamu" ucap Bram. "Aku gapapa kok ayo mas harus istirahat" ucap Laverna sedikit memaksa. Laverna tau pasti Bram tidak beristirahat dengan baik, apalagi dalam kondisi yang seperti ini dirinya hanya bisa menunggu sampai Laverna sadar, ketika sudah sadar pun Bram takut jika Laverna kembali tidak sadarkan diri karena itulah dia tidak ingin tidur lagi pagi ini. "Sayang nanti mau sarapan apa? Mas minta mama buat belikan" ucap Bram. "Mas, kamu tau Ndak hari ini Chiko harus ke rumah sakit buat ambil seragam, aku dah janji bakalan nemenin Chiko tapi malah kayak gini" ucap Laverna.

