Setelah perjalanan yang tidak begitu lama akhirnya mereka sampai di rumah sakit, Bambang menggandeng cucunya dan kini mereka langsung berjalan menuju ke ruangan Bram. Sebelum berangkat Suci sudah menyiapkan makanan untuk Bram karena dia tau pasti jika anaknya bahkan sama sekali tidak makan sejak menunggui Laverna. "Itu pa ruangannya" ucap Suci. Mereka mengetuk pintu ruangan tersebut dengan pelan lalu masuk ke dalam ruangan itu, Suci melihat anaknya yang sedang termenung menatapi wajah wanita yang disayanginya yang sampai sekarang pun belum sadarkan diri. sampai sini pun dirinya ikut bingung Bram mengatakan jika Laverna keadaannya membaik bahkan sebentar lagi akan sadar tetapi sampai sekarang pun belum menunjukkan suatu perkembangan yang berarti. "Ma" panggil Bram. "Sayang, katany

