Laverna duduk merenung, setelah pertemuannya dengan Mirah dia merasa sedih. Entahlah kenapa lagi orang yang memiliki hubungan keluarga dengannya malah memperlakukan dirinya seperti ini? Laverna tidak paham lagi dengan jalan pikiran ibunya yang membuatnya jengah. Banyak hal yang dia pikir sungguh sangat keterlaluan. Keluarga suaminya saja tidak mempermasalahkan apakah dia akan segera memiliki anak atau tidak, kenapa pula Ibunya kini marah kepadanya karena dia belum hamil? padahal Bram saja mengatakan agar semuanya berjalan sesuai dengan takdir tidak ada yang perlu di paksakan biarlah semuanya berjalan seperti biasanya. "Ma, Are you okey?" tanya Chiko yang melihat mamanya sedih. "I'm oke kak, Udah makan siang tadi?" tanya Laverna. Laverna sengaja tidak mengajak Chiko untuk mengantisip

