Bab 114

2763 Kata

Laverna bangun terlebih dahulu di bandingkan Bram. Dia memang nyaman tidur di pelukan Bram, tapi dia tidak bisa memungkiri bahwa dia berada di rumah orang tua Bram, dia hanya takut jika mereka mengira bahwa Laverna pemalas apalagi sampai tidak di restui dengan Bram hal itu terus saja membuat dirinya kepikiran. Dia tidak mau memikirkan hal ini tapi di kepalanya semuanya sudah terpatri dan terus membuat kepalanya pusing karena kepikiran hal semacam itu. "Sayang kemana?" tanya Bram yang ikutan terbangun karena Laverna. "Mau ke dapur Mas, setidaknya mau bantu Mama masak" jawab Laverna. "Ya udah, nanti Mas nyusul" ucap Bram. Laverna mengangguk, Bram menghargai atas apa yang Laverna lakukan. Laverna hanya ingin dekat dengan keluarganya karena itulah dia melakukan hal ini. Bram pikir Lave

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN