Pagi ini seperti biasanya, Kenzo yang bersiap untuk segera berangkat kerja dan Skyla yang sudah rapi bersama anaknya. walaupun rasanya Skyla masih kepikiran dengan mimpinya semalam tapi dia harus menjaga perasaan dari calon suaminya. Lagi pula aneh sekali dia ini, seharusnya dia memimpikan Kenzo bukan malah mimpi tentang Galih yang jelas-jelas dia hanya orang yang menganggap Skyla adik. Entah lah jika mengingat mimpinya lagi membuat Skyla bingung dengan apa yang harus dia lakukan. Terus membahasnya pula hanya akan membuat Kenzo sedih, karena itulah lebih baik dia diam dan tidak membahas lagi masalah mimpi yang belum terselesaikan itu, dia tidak mau hal itu terjadi karena dia tidak mau ada hati orang yang terluka karena dirinya. "Sayang, aku berangkat dulu, kamu di rumah aja ya? jangan

