Seorang delegasi perdamaian

1388 Kata

Ibra meminta Rima untuk pulang dan beristirahat di rumah, ia tidak ingin istrinya mengalami kelelahan dan akhirnya mengganggu kondisi kesehatannya. Saat ini yang menunggu dirumah sakit yaitu Ibra, Izam dan Jimi, namun suasana hati ketiganya terlihat sangat tidak bersahabat. Jimi tahu jika Papinya ini meninggal dunia, keponakannya ini akan segera menendangnya dari Kertanegara grup dan mungkin akan membalaskan dendam kepadanya. Mengingat masalalu betapa hancurnya hatinya ketika mengetahui adiknya meninggal, karena kecerobohannya yang bekerja sama dengan musuh Kertanegara untuk merebut poisisi adiknya itu, membuatnya sangat menyesal. Apalagi terakhir kali adiknya itu mengatakan padanya, ia tidak apa-apa jika itu membuat Kakaknya itu bahagia. Setiap mengingat hal itu, membuat Jimi selalu meras

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN