Dia yang dicari

1608 Kata

Ibra segera menuju ruang rapat dan ia mengajak Rima agar mengikutinya menuju ruang rapat, jantung Rima berdetak dengan kencang dan ia memang terlihat sangat gugup saat ini. Apalagi ia belum pernah mengalami situasi seperti ini dengan penjagaan ketat ketika berada di Hotel seperti ini. Beberapa karyawan hotel membungkukkan tubuhnya ketika Ibra melewatinya dan wajah Ibra telihat begitu dingin seperti biasanya. "Mas kita mau kemana?" Tanya Rima. "Bertemu Kakek dan beberapa orang yang menganggapnya dirinya keluarga saya," ucap Ibra. Ia ingin mengatakan siapa saja yang harus dihindari Rima, tapi ia menundanya karena saat ini waktunya belum tepat, apalagi jika ia menceritakan pahitnya hidup yang ia jalani selama ini. "Kenapa?" Tanya Ibra. "Kamu takut?" Tanya Ibra dan ia menghentikan langkah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN