Rima sangat kesal dengan tingkah Ibra dan harusnya suaminya ini, ia bawa ke psikiater agar tidak bertambah gila. Bagaimana mungkin suaminya berbicara hal terus menerus menakutkan seperti ini, sengaja ingin merasakan sakit dan bajakan ring mengancamnya. Rima yang kesal membuat Tania mengerutkan dahinya dan ia mendekatinya. "Ada yang bisa saya bantu Nyonya?" Tanya Tania. "Nggak ada Tania, saya sekarang hanya kesal aja," ucap Rima. "Kesal sama sikap Mas Ibra, apa dia nggak sayang sama kesehatannya, dia pengen terluka gitu dan dia nggak mikirin aku yang kesal setengah mati. Aku itu takut dia kenapa-napa," ucap Rima kesal dengan sikap Ibra membuat Tania tersenyum. "Itu artinya Nyonya Rima itu sayang banget sama Tuan," ucap Tania tersenyum senang karena Rima dan Ibra sangat menggemaskan. Rim

