Rima berencana ingin mengenalkan Luna kepada Papi dan adiknya Fadil, ia juga ingin Ibra bisa mengenal keluarganya apalagu sekarang ia sudah tidak ingin berpikiran untuk berpisah dengan Ibra. Rima melihat jam ditangannya dan ia sedang menunggu Ibra pulang lalu mengajaknya makan malam bersama. Jujur saja Rima menjadi khawatir karena Ibra tidak pernah telat pulang, apalagi jika ia sudah berjanji akan pulang pukul lima kepada Luna. "Mbak..." panggil Firda. "Iya Firda," ucap Rima namun ia tetap saja terlihat cemas apalagi ia sejak tadi ia menatap kearah pintu depan, berharap sosok Ibra akan segera pulang. "Mbak kenapa?" Tanya Firda penasaran. "Mas Ibra katanya tadi mau pulang jam lima sore, ini sudah jam setengah delapan tapi Mas Ibra belum pulang," lirih Rima. "Paling sebentar lagi Nyo

