“Sejujurnya, gugurnya tiap-tiap dari mereka, sangat mempengaruhi kehidupan saya, Tuan.” Kemudian, pikiran Roswel mulai mengingat detail-detail kecil saat dirinya dihadapkan dengan rasa kekecewaan yang besar, di mana satu persatu mentor bimbingannya di Madelta terus berguguran di tiap-tiap era. Dari mentor pertama sampai kelima, selalu tidak mampu menjalankan tugasnya sampai selesai karena berbagai masalah yang menimpa masing-masing dari mereka. Dari Brandon, Vailea, Gareth, Yama, hingga Eiren, tidak ada satu pun dari mereka yang benar-benar menuntaskan perannya sebagai seorang mentor, selalu ada tembok tinggi yang membuat mereka memilih menyerah dan meninggalkan tugasnya tanpa persetujuan dari Roswel yang merupakan pelayan pendampingnya. Hari demi hari, selalu Roswel habiskan dengan me

