MINERVO 215 : Gadis yang Tidak Tahu Malu

2162 Kata

"Eh?" Colin yang baru saja terbangun dari pingsannya terkejut saat menyadari bahwa dirinya tengah berada di suatu ruangan yang gelap dan pengap. "Di mana aku?" Mengerjap-erjapkan matanya, Colin mencoba menghirup oksigen sebanyak mungkin sebelum akhirnya membangunkan diri untuk duduk di atas ranjang yang merupakan tempat berbaringnya, demi mengamati tempat yang kini dihuninya. "E-Eh!?" Colin semakin terkejut saat mengetahui bahwa bukan cuma dia satu-satunya yang berada di ruangan gelap dan pengap ini, ada Nico yang tidur di ranjang sebelahnya, ada pula Jeddy, Abbas, dan Victor yang sama-sama terlelap di atas ranjangnya masing-masing yang berjejer di depan kasurnya. "Ini maksudnya apa? Mengapa kami semua di sini? Apakah kami disekap oleh orang-orang jahat!? Untuk dijadikan sebagai b***k da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN