Seminggu berlalu ... Setiap saat para perawat berusaha menenangkan Berta, dan saat semakin tak terkontrol akhirnya Berta disuntik obat penenang dengan dosis aman. Berta tak siap menerima kenyataan jika kedua kakinya lumpuh akibat kecelakaan hebat yang membuat kakinya tak bisa digerakkan. Meski perawat dan dokter telah membujuknya dengan mengatakan ia masih bisa terapi dan ada kemungkinan bisa berjalan lagi ia tetap tak peduli. Berkali-kali ia memaki dan mengeluarkan sumpah serapah pada Afan, padahal menurut saksi mata di tempat kejadian kecelakaan tak ada siapapun yang tiba-tiba menyeberang. Hingga sore itu, saat kondisi Gayatri telah dianggap sehat, ia dibawa ke ruang perawatan Berta. Andin dengan sabar mendorong kursi roda agar Gayatri tak kelelahan berjalan di sepanjang lorong rumah s

